Era SBY Stabilitas Politik Terjaga dan Demokrasi Tetap Berfungsi, Kata Yenny Wahid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid, menyoroti pencapaian demokrasi Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, pemerintahan SBY berhasil menjaga stabilitas politik tanpa mengorbankan prinsip demokrasi. Stabilitas pemerintahan dan demokrasi, kata Yenny, dapat berjalan beriringan selama proses konsolidasi demokrasi pasca-Reformasi. Ia menekankan bahwa disiplin dan komitmen terhadap demokrasi dijaga kuat, termasuk tidak adanya politisasi aparat dan netralitas instrumen negara yang tetap dijaga. Menurutnya, kombinasi ini penting karena Indonesia pada masa itu masih dalam proses transisi dan rekonsolidasi demokrasi. Pemerintahan SBY, menurutnya, tidak hanya dituntut menjaga efektivitas dan stabilitas politik, tetapi juga menjalankan kekuasaan dalam koridor demokrasi agar proses konsolidasi berlangsung dengan baik. Yenny juga menilai bahwa sejumlah praktik demokrasi pada era SBY yang dahulu dianggap biasa kini semakin berharga, terutama ketika dibandingkan dengan perjalanan demokrasi Indonesia saat ini. Oleh karena itu, ia mendorong Partai Demokrat untuk terus mempertahankan pilar-pilar demokrasi, dengan institusi negara yang profesional, ruang politik yang terbuka, dan persaingan kekuasaan yang sehat. "Legacy demokrasi, pada akhirnya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus terus dijaga dan diteruskan," ujarnya.
Bagikan
Berita terkait
Yenny Wahid: Era SBY Stabilitas Politik Terjaga, Demokrasi Berfungsi Sebagaimana Mestinya
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 06.09
Era SBY Stabilitas Politik Terjaga dan Demokrasi Berfungsi, Kata Yenny Wahid
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.25
Prabowo Puji SBY dan Demokrat: Saat Tidak Berkuasa Tak Mencaci-maki
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 22.56
Prabowo soal Demokrat: Tak Pernah Bakar-Bakar saat Tidak Berkuasa
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 22.42