FEKDI x IFSE 2026 Dorong Konektivitas Ekosistem Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FEKDI x IFSE 2026 selesai di Jakarta International Convention Center (JICC) Jakarta, mengunjungi 30.000 peserta secara daring dan luring. Acara yang dicanangkan Bank Indonesia (BI) bersama OJK, Kemenko Bidang Perekonomian, ASPI, dan AFTECH mengusung tema Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional. Lebih dari 340 agenda business and talent matching dilakukan, menampilkan 30+ seminar, 40+ institusi, dan 50+ ahli. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan transformasi digital membutuhkan talenta unggul sebagai motor perubahan. Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menyatakan integrasi dengan TP2DD sebagai momentum koordinasi pusat-daerah. Proyeksi ekonomi digital Indonesia mencapai US$100 miliar pada 2025 dan US$300 miliar pada 2030. QRIS Antarnegara telah terhubung 6 negara, dengan 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant pada Agustus 2026, 96% UMKM. BI-BCTL menandatangani MoU untuk kerja sama sistem pembayaran. Digitalisasi jasa keuangan mendukung kredit perbankan 13,58% tahunan Rp9,135 triliun dan pinjaman daring Rp105,63 triliun. QJI 2026 memberi penghargaan generasi muda dalam memperluas literasi pembayaran digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 14.48
Ekosistem Ekonomi Digital Makin Kuat, BI Bidik Wisman Lewat Indonesia Travel Pack
Berita terkait
FEKDI X IFSE 2026: Perkuat Sistem Pembayaran dan Ekonomi Digital Antarnegara
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 11.07
BI Gelar FEKDI x IFSE 2026, Perkuat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Digital
kumparan · 24 September 2026 pukul 21.44
Akselerasi Pertumbuhan Bisnis, Payment Gateway OttoPay Hadirkan Pendaftaran Kilat
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 11.53
Garap Potensi Ekonomi Digital, OJK Imbau Hal Ini ke Perbankan
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.41