Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Feri Amsari: Anak-Anak Keracunan MBG, Bencana di NTT, Kalimantan Belum Tuntas, Kau Keluar Negeri? Oo!

Feri Amsari, pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas, mengkritik keras pemerintah terkait berbagai persoalan domestik yang belum tuntas. Ia menyoroti kasus keracunan 556 santri di Sidoarjo setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan bencana di Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan yang masih belum optimal, serta tindakan aparat yang dinilai represif terhadap mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa. Feri menilai klaim pemerintah soal keberhasilan penanganan berbagai isu tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Dalam pernyataannya, Feri juga mempertanyakan agenda pejabat pemerintah yang melakukan kunjungan ke luar negeri ketika banyak persoalan internal masih belum selesai. Ia membandingkan situasi tersebut dengan kunjungan yang tujuannya hanya untuk menyampaikan klaim-klaim positif, sekaligus menyinggung kemungkinan kunjungan ke Prancis. Feri menekankan bahwa kritiknya bukan berarti penolakan terhadap negara, melainkan bagian dari kepedulian dan cinta pada bangsa.

Feri meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persoalan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa yang turun ke jalan untuk menyuarakan isu nasional seharusnya tidak diperlakukan dengan tindakan represif, dan menyoroti dugaan ketidakadilan dalam penegakan hukum terhadap kelompok tertentu.

Berita terkait