FESyar 2026 jadi Momentum Gerakkan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 di Surabaya menjadi momentum kolaborasi antara pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, pemerintah, regulator, dan pesantren. Kepala BI Provisi Jawa Timur, Ibrahim, menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan pasca-festival untuk mengembangkan UMKM syariah dan ekosistem ekonomi keuangan syariah. Wakubupati Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mendukung ekspansi pasar produk halal dan ekspor ke pasar global, dengan fokus pada pendampingan usaha yang efektif. Destry Damayanti BI menyatakan pengembangan ekonomi syariah didasarkan tiga pilar: rantai nilai halal terintegrasi, pembiayaan syariah optimal, dan literasi ekonomi keuangan syariah. Target jangka panjang: Indonesia menjadi pemimpin dunia dalam ekosistem ekonomi syariah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 09.35
BI dan Kemendag bidik Indonesia jadi hub modest fashion global
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.03
Wow! Dalam Sebulan, 800 Boks Daun Ketapang Produk UMKM Bangka Tembus AS dan Jerman
kumparan · 28 September 2026 pukul 12.00
Transaksi FESyar Jawa Tembus Rp 91,5 Miliar, Lampaui Target
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.25
Produk Halal RI Diincar Dunia, Nilai Pesanan Naik 151,42% di MIHAS
Berita terkait
Produk Perikanan Halal Babel Bidik Pasar Global, UMKM Diminta Penuhi Standar Ekspor
VOI · 10 September 2026 pukul 20.30
Emil Dardak kembali pimpin MES Jatim periode 2026-2031
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 15.54
BI catat transaksi Fesyar Jawa 2026 lampaui target Rp35 miliar
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 15.25
FESyar Jadi Wadah Sinergi, BPJPH Dorong Ekosistem Halal Perkuat Ekonomi Daerah
JawaPos · 27 September 2026 pukul 11.00