Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Garuda Buka Suara soal Holding Maskapai BUMN

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk angkat kabar terkait rencana konsolidasi maskapai pelat merah yang melibatkan Pelita Air. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Manajemen Garuda memastikan rencana aksi korporasi tersebut masih dalam tahap kajian dan pembahasan intensif bersama pemegang saham, khususnya PT Danantara Asset Management, serta pihak-pihak terkait. Kajian mencakup arah strategis, bentuk, struktur, tahapan, jangka waktu, hingga mekanisme pelaksanaan yang memperkuat ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group.

Sebelumnya, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan jajaran direksi Pelita Air pada 23 Juli 2026. Dony menyatakan penggabungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri penerbangan nasional, di mana Garuda Indonesia akan menjadi holding maskapai BUMN dan Pelita Air akan bergabung di bawahnya.

Manajemen Garuda menegaskan penetapan waktu efektif pelaksanaan, struktur kepemilikan pasca-konsolidasi, serta dampak finansial masih menjadi bagian dari kajian menyeluruh. Perseroan menjamin kegiatan operasional tetap berjalan normal dan agenda transformasi berlanjut dengan fokus penguatan fundamental bisnis, kesiapan operasional, tata kelola perusahaan yang baik, serta penciptaan nilai jangka panjang. Seluruh perkembangan akan disampaikan sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait