GE Aerospace Sokong Dukungan Avionik untuk Maskapai di Soetta dan Ngurah Rai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FL Technics Indonesia, sebagai penyedia jasa perawatan pesawat resmi, telah menandatangani kerja sama dengan GE Aerospace, perusahaan kedirgantaraan asal Amerika Serikat, untuk perawatan sistem avionik pada armada Boeing 737 dan Airbus A320. Kerja sama ini dilaksanakan di dua fasilitas utama, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali. Dengan dukungan ini, kedua fasilitas tersebut kini memiliki akses ke pasokan komponen dan material avionik original dari GE Aerospace, yang diharapkan mempercepat dan mempermudah akses maskapai serta operator terhadap suku cadang yang dibutuhkan. Menurut Chairman FL Technics Indonesia, Martynas Grigas, avionik merupakan komponen kritis yang selalu dikelola dengan standar tertinggi, dan kemitraan ini memperkuat kemampuan perusahaan dalam menyediakan solusi pemeliharaan yang lebih andal.
Di sisi lain, Bandara Internasional Soekarno-Hatta sedang mengembangkan sebuah gedung terintegrasi (integrated building) di antara Terminal 1 dan Terminal 2. Gedung ini dibangun di atas lahan seluas 18.487 meter persegi dengan total luas bangunan sekitar 60.000 meter persegi. Dirancang sebagai pusat perpindahan antarmoda (intermodal hub), gedung ini menghubungkan berbagai jenis transportasi seperti Skytrain, kereta bandara, kendaraan pribadi, taksi, bus, shuttle bus, hingga angkutan antarkota. Konfigurasi bangunan dilengkapi dengan area parkir, zona penurunan dan pengambilan penumpang, ruang tunggu, serta area ritel, semuanya dirancang untuk memudahkan alur pergerakan pengguna secara terhubung dalam satu sistem bangunan.
Secara arsitektur, integrated building ini menggabungkan desain modern-kontemporer dengan elemen budaya lokal. Fasade bangunan menggunakan panel Glass-Fiber Reinforced Concrete (GRC) berwarna oranye-terakota dengan motif Mega Mendung, salah satu pola khas batik dari Cirebon. Panel ini disusun secara modular dan dilubang-lubangi (perforated), kemudian dipadukan dengan area hijau vertikal di dalam bangunan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan estetis.
Bagikan
Berita terkait
Bali Masih Jadi Primadona, 15,5 Juta Wisatawan Menyesaki Bandara Ngurah Rai
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.40
5 WN Malaysia Ditangkap Bawa 5 Kg Etomidate dalam Sepatu di Soetta
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.52
Bareskrim Tangkap 5 WN Malaysia dan 1 WNI di Bandara Soetta, Sita 5 Kg Etomidate
kumparan · 28 September 2026 pukul 18.27
Simpul Moda Transportasi Terintegrasi di Bandara Soetta Target Rampung Februari 2027
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 10.18