Gibran Bisa Aman, Jokowi Effect Disebut Masih Bisa Tarik 10 Persen Suara di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di tengah menurunnya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada pertengahan 2026, pengaruh Joko Widodo (Jokowi) dalam politik Indonesia masih dinilai signifikan. Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menyatakan bahwa hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 'Jokowi Effect' dapat memberikan dukungan sebesar 9 hingga 10 persen bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Temuan ini menarik karena elektabilitas PSI naik 4,1 persen meski kepuasan terhadap pemerintah mengalami penurunan, menandakan pengaruh Jokowi tidak sepenuhnya bergantung pada penilaian publik terhadap pemerintahan saat ini.
Djayadi menjelaskan bahwa posisi Jokowi berbeda dengan partai-partai pendukung Prabowo yang perlu mempertahankan stabilitas pemerintahan hingga akhir masa jabatan. Sebaliknya, Jokowi memiliki ruang yang lebih fleksibel untuk membangun kendaraan politiknya sendiri menuju Pemilu 2029. Jika PSI mampu mempertahankan momentum dan memenuhi ambang batas untuk masuk ke parlemen, kekuatan tersebut dapat menjadi tambahan daya tawar bagi Jokowi dalam menghadapi kontestasi politik 2029.
Sementara itu, Gerindra tetap menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi, yakni sekitar 26 persen, meskipun tingkat kepuasan terhadap pemerintahan mengalami tekanan. Posisi ini menunjukkan keuntungan sebagai partai penguasa tetap memberikan modal politik yang kuat. Berbeda dengan koalisi pendukung Prabowo yang berpotensi saling bersaing dalam bursa calon wakil presiden, Jokowi memiliki opsi untuk mengandalkan PSI sebagai kendaraan politiknya.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Bisa Pilih Lagi di 2029, Jokowi Jaga Nilai Tawar Gibran
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Hasil Survei IPO, Blusukan Jokowi Belum Dongkrak Elektabilitas PSI
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 20.44
Tanpa PSI, Gibran Bahkan Dinilai Kesulitan jadi Wapres Lagi di 2029
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.22
PSI Disebut Mulai Dapatkan Efek Jokowi, Dekati Ambang Batas Parlemen
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.08