Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Gibran Tak Punya Peluang dengan Prabowo di 2029? Ini Kata Budi Arie

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa peta politik menuju Pilpres 2029 masih sangat cair, sehingga belum dapat dipastikan apakah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan kembali berpasangan. Dalam siniar bersama analis politik Hendri Satrio pada 16 September 2026, Budi Arie menegaskan bahwa berbagai kemungkinan politik masih terbuka karena konfigurasi kekuatan belum final. Ia menekankan bahwa keputusan pasangan presiden dan wakil presiden sepenuhnya diserahkan pada kebijaksanaan pemimpin bangsa. Budi Arie juga mengingatkan bahwa sejak pemilihan presiden langsung dimulai pada 2004, belum pernah ada pasangan presiden dan wakil presiden yang menjabat dua periode berturut-turut dengan pasangan yang sama. Namun, ia menegaskan bahwa sejarah tersebut tidak menghilangkan kemungkinan secara mutlak, seperti yang ditunjukkan oleh keberhasilahan Joko Widodo yang berhasil melampaui praduga tentang elektabilitas seorang gubernur menjadi presiden. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan saat ini dan tingkat kepuasan masyarakat akan menjadi faktor krusial dalam menentukan peluang politik pada 2029. Jika kepuasan rakyat terus menurun, peluang untuk meraih dua periode pun akan semakin sulit, bukan hanya untuk pihak presiden tetapi juga bagi partai-partai pendukungnya. Budi Arie juga membantah spekulasi yang menyebutkan Prabowo berada di bawah kendali Joko Widodo, dengan menegaskan bahwa kedua tokoh tersebut hanya memiliki kepentingan pada kemajuan dan kepentingan negara. Ia menambahkan bahwa gosip tentang Prabowo diatur oleh Jokowi hanyalah upaya adu domba semata. tags: ["pilpres 2029", "prabowo-gibran", "politik indonesia", "projo", "pemerintahan presiden"]}</arg_value></tool_call>

Berita terkait