GIFA dan METEC Indonesia 2026 Dorong Hilirisasi Industri Logam dan Manufaktur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pameran GIFA dan METEC Indonesia 2026 akan diselenggarakan pada 9-12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo). Pameran ini merupakan edisi ketiga yang diselenggarakan oleh Messe Dülsseldorf Asia bersama PT Pamerindo Indonesia. Sekitar 260 perusahaan peserta dan 6.000 pengunjung profesional diperkirakan akan hadir untuk memaparkan teknologi terkini dalam industri logam dan manufaktur.
GIFA Indonesia akan menampilkan teknologi untuk industri pengecoran logam, termasuk peleburan, pembuatan cetakan, coremaking, simulasi, otomasi, dan pengujian. Sementara METEC Indonesia berfokus pada teknologi metalurgi dan produksi logam, meliputi besi dan baja, logam non-ferrous, tungku, refractory, pengerolan, pembentukan, pengendalian proses, hingga rekayasa pabrik.
Managing Director Messe Dülsseldorf Asia, Lars Wismer, menyatakan bahwa industrialisasi hilir Indonesia menciptakan kebutuhan baru akan teknologi, keahlian rekayasa, pengembangan keterampilan, dan kemitraan. Hal ini didukung oleh investasi sektor logam dasar, barang logam, mesin, dan peralatan yang mencapai US$8,44 miliar pada semester I 2026, setara dengan 14,9 persen dari total investasi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.20
Robot Unitree Ini Resmi Lebih Cepat dari Usain Bolt: Kaki Cuma 85 Cm, Lompatannya 2 Meter
Berita terkait
Video: Langkah BKPM Promosikan Potensi RI Ke Investor Teknologi Global
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.00
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Menperin: Industrialisasi Jadi Kunci Prabowo Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 12.00
Tantangan Ekonomi 2026: Transformasi Manufaktur dan Literasi Finansial Jadi Kunci Pertumbuhan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.15