Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

GO-SARI Bantu Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul dari Sampah Rumah Tangga

Masyarakat Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, DIY, menghadapi peningkatan volume sampah rumah tangga dan penutupan TPA Piyungan. Untuk menjawabnya, mereka mengembangkan TPS 3R GO-SARI yang mengelola sekitar 3–3,5 ton sampah harian. Sampah tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga dipilah dan didaur ulang menjadi kompos, pakan ternak, material daur ulang, hingga produk bernilai ekonomi. Pendekatan sederhana dengan mengelompokkan sampah menjadi "bosok, rosok, popok, dan bodongkok" memudahkan masyarakat memahami dan memilah sampah. Sampah organik dimanfaatkan untuk kompos dan budidaya maggot BSF yang digunakan sebagai pakan ikan dan ternak, termasuk 458 ayam petelur yang menghasilkan sekitar 27 kg telur per hari. Plastik HDPE diolah menjadi eco furniture seperti meja, kursi, dan pot bunga.

Dukungan dari PT Pertamina Patra Niaga sejak 2022 membantu pengembangan GO-SARI agar tidak hanya fokus pada lingkungan, tetapi juga menjadi kegiatan produktif yang dikelola masyarakat secara mandiri. Program ini telah melayani sekitar 1.500 rumah tangga dan membuka lapangan kerja bagi 27 warga setempat, dengan total pendapatan sekitar Rp 98 juta per bulan. Pada 2026, kegiatan ini diperkuat dengan PLTS berkapasitas 6,6 kWp dan baterai 10 kWh, yang mengurangi biaya listrik operasional hingga 60 persen, dari Rp 3,5 juta–Rp 4 juta menjadi Rp 1,5 juta–Rp 2 juta per bulan. PLTS juga memastikan kegiatan tetap berjalan meski terjadi pemadaman listrik.

Manfaat ekonomi langsung dirasakan para pekerja, seperti Ardian Sajidanto yang bekerja selama 2,5 tahun di TPS 3R GO-SARI. Program ini juga melibatkan kelompok lansia dan warga binaan Rutan Kelas IIB Bantul dalam pengolahan plastik menjadi eco furniture. Layanan GO-SARI diperkuat melalui aplikasi Gosari Lestari untuk pembayaran layanan, tabungan sampah, dan pemasaran produk. Pada Agustus 2026, Pertamina menyerahkan dukungan PLTS dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja, sekaligus menyalurkan 771 paket sembako ke masyarakat prasejahtera.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait