Golkar Hampir Tak Mungkin Jadi Lawannya Prabowo: Parpol Pengawal Hambalang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Golkar dinilai hampir tidak mungkin menjadi lawan Presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2029. Menurut peneliti senior Citra Institute, Efriza, posisi politik Golkar saat ini lebih realistis mempertahankan kerja sama dengan pemerintahan Prabowo daripada membentuk poros baru. Golkar memiliki kepentingan besar untuk menjaga hubungan dengan pusat kekuasaan, sehingga langkah menjadi oposisi atau mendukung kandidat lain dianggap kurang menguntungkan. Jika Prabowo maju kembali pada 2029, kemungkinan besar Golkar akan mendukungnya. Namun, sebagai partai dengan perolehan suara signifikan, Golkar tetap memiliki daya tawar untuk memastikan kader dan kepentingannya mendapatkan peran dalam koalisi. Strategi yang dapat dilakukan adalah memperkuat posisi internal dalam bursa calon wakil presiden, sehingga tidak hanya menjadi pendukung tetapi juga memiliki pengaruh dalam konfigurasi politik. Posisinya saat ini lebih tepat dibaca sebagai partai yang mengawal pemerintahan sambil membangun daya tawar politiknya hingga dinamika 2029 lebih jelas.
Bagikan
Berita terkait
Golkar Tetap Bareng Prabowo di 2029, Jokowi Sulit Bermanuver
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 02.02
Golkar dan Demokrat Ribut, Pakar: Prabowo Bakal Disibukkan oleh Tingkah Laku dari Koalisinya Sendiri
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 17.24
Golkar Tegaskan Koalisi Pemerintah Solid, Ungkit Pertemuan Para Sekjen
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.05
Bahlil Jadi Cawapres Prabowo di 2029? Begini Analisis Efriza
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 14.01