GRIB Akui Hercules Pantau Demo 27 Agustus, Ini Tujuannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya membantah keterlibatan Ketua Umumnya, Hercules Rosario Marshal, dalam kerusuhan saat Demo 27 Agustus. Menurut Divisi Hukum DPP GRIB melalui pernyataan resmi Wilson Colling, kehadiran Hercules di lokasi demonstrasi bukan untuk terlibat dalam aksi kekerasan, melainkan sebagai bagian dari upaya persuasif untuk memantau situasi dan menjaga kondusivitas. Organisasi ini menegaskan tidak pernah ada instruksi resmi kepada anggotanya untuk mengikuti demonstrasi atau melakukan aktivitas terkait aksi tersebut.
Wilson Colling menekankan bahwa keberadaan seseorang di suatu lokasi tidak otomatis berarti terliburnya dalam tindak pidana. Ia juga menyinggung video viral yang memperlihatkan seruan agar massa meninggalkan lokasi, namun menjelaskan bahwa imbauan tersebut justru merupakan upaya untuk mencegah gesekan lebih lanjut dan menjaga keamanan. Ia meminta publik tidak menyimpulkan keterlibatan organisasi hanya berdasarkan potongan video tanpa verifikasi lengkap.
GRIB Jaya mengajak masyarakat untuk memisahkan tiga hal: hak untuk menyampaikan aspirasi, imbauan menjaga ketertiban, dan tindakan kriminal. Organisasi ini menegaskan komitmennya pada keamanan bersama dan penolakan terhadap kekerasan, vandalisme, serta tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 10.16
GRIB Jaya Bantah Terlibat Kerusuhan Demo 27 Agustus, Kehadiran Hercules Hanya Pantau Situasi
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 21.19
GRIB Jaya Buka Suara soal Hercules Ada di Lokasi Kericuhan 27 Agustus
Berita terkait
GRIB Soal Hercules Pantau Demo 27 Agustus: Bukan Tindakan Kriminal
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 17.43
Soal Video Hercules di Demo DPR 27 Agustus, GRIB Jaya Buka Suara
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 02.00
GRIB Jaya Ungkap Alasan Hercules Berada di Lokasi Demo
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.41
Kontras Catat 387 Orang Ditangkap dan Satu Meninggal dalam Demo 27 Agustus
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 20.07