Hadapi Ancaman Thrips, Syngenta Indonesia Perkuat Inovasi Perlindungan Tanaman Cabai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Syngenta Indonesia meluncurkan SIMODIS, insektisida berbasis teknologi PLINAZOLIN, untuk mengendalikan serangan thrips pada tanaman cabai. Inovasi ini diluncurkan di Jember dan Banyuwangi dengan partisipasi 285 petani, sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Cabai merupakan komoditas hortikultura penting dengan nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya terancam oleh serangan hama seperti thrips, terutama akibat kondisi cuaca seperti El Niño yang memperpanjang musim kemarau. Produksi cabai di Jember mencapai 176.234 kuintal pada 2024. SIMODIS diklaim efektif mengendalikan thrips dengan tiga keunggulan: Jago (lawan thrips), Unggul (pucuk dan daun sehat), dan Sempurna (bunga dan buah mulus). Dosis yang direkomendasikan adalah 600 ml/ha atau 1,2 ml/L, diterapkan pada 28, 35, dan 42 hari setelah tanam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 22.29
Syngenta Kenalkan Insektisida Baru Dongkrak Produktivitas Cabai
Berita terkait
BPS Catat Inflasi Agustus 2026 Tumbuh 0,21 Persen, Daging Ayam jadi Penyebab Utama!
JawaPos · 1 September 2026 pukul 13.30
Harga Pangan 31 Agustus 2026: Cabai dan Bawang Melejit
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.45
Harga Pangan 28 Agustus 2026: Cabai, Bawang, hingga Daging Sapi Melambung
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.32
Harga Pangan 27 Agustus 2026: Cabai Kompak Naik
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.40