Hadapi Bencana Beruntun, Prabowo Minta Pemerntah Belajar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan bencana secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (7/9/2026). Dalam pengantarannya, ia menjelaskan bahwa bencana alam yang terjadi di Indonesia adalah konsekuensi geografis karena negeri ini berada di kawasan cincin api (ring of fire). Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus selalu siap menghadapi berbagai jenis bencana alam. Ia menyebutkan beberapa bencana terkini yang masih berkelanjutan, termasuk gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai provinsi. Menurutnya, asap dari kebakaran hutan masih menjadi masalah bagi masyarakat luas. Prabowo menekankan pentingnya pembelajaran dari pengalaman penanganan bencana agar pemerintah dapat lebih siap di masa depan. Ia juga menyatakan bahwa alokasi anggaran untuk mitigasi dan penanganan bencana perlu ditambah secara signifikan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan respons yang lebih efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 September 2026 pukul 17.44
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam
VOI · 7 September 2026 pukul 16.35
Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Prabowo Minta Helikopter hingga Ekskavator Disiapkan Sebelum Bencana Terjadi
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 16.06
Prabowo Bakal Tambah Anggaran Mitigasi Bencana
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.55
Prabowo Siapkan Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana
Berita terkait
Prabowo Akui Penanganan Karhutla Masih Ada Keterlambatan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.15
Prabowo Bakal Tambah Anggaran Mitigasi Bencana Secara Signifikan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 17.15
Prabowo Ngomong Takdir Indonesia Jadi Negara Jalur Ring of Fire, Minta Anggaran Mitigasi Lebih Baik Lebih
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 15.29
Indonesia Negara Cincin Api, Prabowo: Dana Mitigasi Bencana Harus Naik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.20