Hakim Selalu dalam Ingatan Prabowo, Guru dan Nakes Lagi-lagi Terlupakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI beberapa waktu lalu mendapat sorotan tidak hanya terkait program dan arah kebijakan pemerintah. Sejumlah kalangan memberikan catatan terhadap isu yang dinilai belum mendapat perhatian cukup, khususnya menyangkut kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan (nakes).
Direktur Eksekutif KPPOD Herman N Suparman menilai pembangunan pendidikan dan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan maupun renovasi fasilitas. Menurutnya, kualitas pelayanan publik juga sangat bergantung pada kondisi orang-orang yang berada di garis depan. Guru dan tenaga kesehatan menjadi dua kelompok yang seharusnya mendapatkan perhatian lebih besar. Ia menyayangkan persoalan kesejahteraan kedua profesi tersebut tidak menjadi bagian penting dalam pidato Presiden. Presiden sama sekali tidak menyinggung gaji atau kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan, padahal menyinggung persoalan gaji hakim.
Herman menilai pendidikan dan kesehatan semestinya ditempatkan sebagai investasi jangka panjang untuk membangun bangsa. Investasi tersebut tidak sebatas mendirikan atau memperbaiki gedung sekolah maupun fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga kesejahteraan manusia yang menjalankannya setiap hari. Ia mempertanyakan mengapa isu kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan tidak mendapatkan penekanan yang sama dengan profesi lain. Jika ingin berbicara kejayaan bangsa, jangan lupakan tiga hal: sejahterakan guru, sejahterakan tenaga kesehatan, dan perkuat pemerintah daerah.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Bicara Kesejahteraan Guru, Hakim, Perawat hingga Dokter
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 10.48
Prabowo Tak Sebut Angka Gaji Guru, P2G: Komitmen Upah Minimum Guru Dipertanyakan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 21.00
Kupas Bawang
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.09
Biang Kerok di Balik Prabowo Salah Data Susana Pengupas Bawang
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.40