Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hampir Seabad, Terminal Terpadu Tanjung Uban Simpul Penting Distribusi Energi 2 Pulau

Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Riau untuk meninjau kesiapan operasional, pengamanan objek vital nasional, dan program pemberdayaan masyarakat. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Integrated Terminal atau Terminal Terpadu Tanjung Uban. Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, mengatakan peninjauan ini bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan operasional dan distribusi energi berjalan baik, termasuk membahas pengamanan objek vital nasional bersama TNI Angkatan Laut.

Integrated Terminal Tanjung Uban telah melayani distribusi energi selama hampir 100 tahun dan menjadi salah satu terminal dengan aktivitas penerimaan serta penyaluran BBM dan LPG yang tinggi. Sepanjang 2025, terminal ini melayani sekitar 2.900 pergerakan kapal atau rata-rata lebih dari 200 kapal per bulan. Terminal berdiri di lahan seluas 247 hektare dengan kapasitas tangki penyimpanan 401.000 kiloliter BBM dan 93.500 metrik ton LPG. Dari Tanjung Uban, BBM disalurkan ke pesisir timur Sumatera, terutama Sumatera bagian utara dan sebagian selatan, serta Kalimantan Barat. Lokasinya juga berbatasan langsung dengan Singapura.

Direktur Kepatuhan dan Kelembagaan Pertamina Patra Niaga, Kadek Ambara Jaya, menegaskan terminal ini menjadi tulang punggung distribusi energi di Sumatera dan mendukung penyaluran ke Kalimantan. Kunjungan dilanjutkan ke Satdik 1 Tanjung Uban untuk berdiskusi dengan TNI Angkatan Laut mengenai sinergi pengamanan objek vital nasional, serta meninjau Program Kampung Bahari Si Pelaut di Batam.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait