Harga BBM di AS Melonjak Tajam Imbas Perang Iran, Ini Datanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569338/original/021384800_1777438673-4.jpg)
Perang Iran yang dimulai akhir Februari memicu lonjakan harga BBM di AS. Data AAA menunjukkan rata-rata harga nasional sempat memuncak pada Mei di US$4,56 per galon (setara Rp82.054; 1 galon AS = 3,785 liter). Harga sempat melandai lalu naik lagi menjadi US$4,11 pada akhir Juli. Sepanjang Juli, rata-rata harga nasional naik 6,73%. Hanya empat negara bagian—Alaska, Oregon, Washington, dan Hawaii—yang mencatat penurunan tipis.
Sepuluh negara bagian mencatat kenaikan di atas rata-rata nasional. Contoh: Arizona US$4,45 (sebulan lalu US$4,01), Delaware US$4,16 (US$3,68), Maryland US$4,16 (US$3,74), Colorado US$4,16 (US$3,80), dan Texas US$3,63 (US$3,30). Harga antarnegara bagian bervariasi karena pajak lokal, jarak ke sumber pasokan, dan biaya operasional.
Data dihitung dari Fuel Price Tracker AAA per 31 Juli dibandingkan sebulan sebelumnya. Beberapa negara bagian juga mencatat rekor harga tertinggi historis pada 2022, seperti Arizona US$5,39 dan Indiana US$5,24 per galon.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 09.51
Harga bensin turun pada pekan pertama Agustus
Berita terkait
BPS Ungkap Cabai Rawit hingga BBM Picu Inflasi September 2026
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 04.45
Harga BBM Melonjak, Negara di Eropa Gelontorkan Subsidi hingga Memangkas Pajak
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 18.20
Harga BBM di Eropa Melesat Tajam, Ada yang Naik 34%
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 13.15
Trump Sudah Keok Lawan Iran, Mulai 'Dibenci' di Negara Sendiri
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 08.35