Harga Beras dan Kacang Tanah Melambung, Pedagang Ungkap Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329699/original/001105000_1787291054-IMG_20260821_124120.jpg)
Harga beras dan kacang tanah mengalami kenaikan signifikan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sebagaimana dilaporkan Liputan6.com pada 21 Agustus 2026. Kacang tanah naik dari Rp 38.000 menjadi Rp 45.000 per kg dalam seminggu terakhir, bahkan mencapai Rp 50.000 di pasar impor. Pedagang Afif (21) menyampaikan kenaikan ini dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dan ketergantungan pada impor. Para pembeli semakin banyak yang mengeluhkan harga tinggi, meskipun tetap melakukan pembelian. Harga beras juga terus mengalami kenaikan sejak dua minggu lalu, dijual antara Rp 14.000 hingga Rp 15.000 tergantung jenisnya. Pedagang Kristina (40) menjelaskan kenaikan ini disebabkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan, menyebabkan kekeringan di daerah produksi beras dan menghambat proses panen. Di sisi lain, harga gula dan minyak goreng tetap stabil, dengan gula dijual Rp 19.000 per kg dan minyak goreng curah Rp 23.000.
Bagikan
Berita terkait
Harga Pangan 4 September 2026: Bawang Merah Sentuh Rp 40.000 per Kg
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 13.00
DPR Minta Pemerintah Jaga Keseimbangan Harga Beras untuk Petani dan Konsumen
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 22.30
Harga Pangan 30 September 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp 102.850 per Kg
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 10.30
Harga Pangan 29 September 2026: Cabai Rawit Sentuh Rp 98.050 per Kg, Beras dan Minyak Turun
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 12.18