Harga Emas Diprediksi Bergerak Terbatas, Simak Hasil Survei Kitco
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
Harga emas diperkirakan bergerak terbatas pekan ini setelah gagal mempertahankan level di atas US$ 4.100 per ounce. Survei Kitco News menunjukkan analis Wall Street terbelah: 29% prediksi naik, 35% turun, dan 35% bergerak sideways. Investor ritel tetap optimis namun keyakinannya berkurang, dengan 47% memperkirakan kenaikan, 30% penurunan, dan 23% sideways. Harga emas spot akhir pekan lalu berada di US$ 4.048,40 per ounce, nyaris tidak berubah dari awal pekan.
Faktor yang mempengaruhi antara lain sikap Federal Reserve mempertahankan suku bunga, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, dan kekhawatiran inflasi akibat harga minyak. Data inflasi PCE yang lemah sempat mendorong harga naik, tetapi data ECI yang lebih tinggi dari perkiraan kembali menekan. Para analis seperti Adrian Day dan Darin Newsom menyatakan belum ada katalis kuat untuk pergerakan signifikan, dengan level US$ 4.000 per ounce dianggap sebagai penopang penting.
Pasar masih mencermati sentimen utama seperti perkembangan konflik Timur Tengah, harga minyak, imbal hasil obligasi AS, dan kebijakan suku bunga The Fed. Dengan pandangan analis yang terpecah, harga emas diperkirakan bergerak sideways dengan volatilitas tinggi minggu ini.
Bagikan
Berita terkait
Melihat Prediksi Harga Emas Sepekan, Naik atau Turun?
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 23.45
Harga Emas Alami Fluktuasi Dalam Sepekan
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.15
Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 16 Agustus 2026
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.52
Kemendag Tetapkan Kenaikan Harga Ekspor Emas Periode II Agustus 2026
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 13.30