Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas dunia cenderung stabil pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026, dengan harga emas spot naik tipis 0,4% menjadi US$ 4.171,19 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga menguat 0,4% menjadi US$ 4.205,10. Kenaikan ini didorong oleh data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, yang mengurangi spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober 2026. Namun, tekanan tetap ada akibat dolar AS yang menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, meningkatkan biaya peluang dalam memegang emas.

Imbal hasil obligasi AS bertahan di level tinggi, membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Di sisi lain, kenaikan harga minyak akibat kebijakan China yang membatasi ekspor produk minyak menambah kekhawatiran inflasi global. Menurut Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger, faktor-faktor seperti kenaikan energi atau eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi membebani pasar emas.

Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober turun menjadi 28%, dibandingkan 69% pada pekan sebelumnya. HSBC memangkas perkiraan rata-rata harga emas untuk 2026 dan 2027 menjadi US$ 4.490 dan US$ 4.825 per ons, menyatakan bahwa tekanan pada emas mungkin masih ada dalam waktu dekat, tetapi kemungkinan sudah mendekati titik terendahnya. Para investor menantikan laporan nonfarm payrolls AS September untuk petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait