Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Kedelai Melonjak, Pedagang Tahu Bojonegoro Pilih Gulung Tikar

Kenaikan harga kedelai hingga Rp 11.000 per kilogram menyebabkan omzet harian pedagang tahu di Ledok Kulon, Bojonegoro, Jawa Timur, turun dari Rp 2.000.000 menjadi sekitar Rp 1.000.000. Akibat margin keuntungan yang semakin tipis, sejumlah pedagang—termasuk sekitar 10 orang—memilih menutup usaha, sementara sekitar 150 pedagang lainnya masih berusaha bertahan. Ketua Asosiasi Pedagang Tahu dan Tempe Lokal, Ari Nur Cahyono, menyatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini membuat usaha tidak lagi menguntungkan.

Di tingkat nasional, Sekretaris Jenderal Gakoptindo, Wibowo Nurcahyo, menyampaikan bahwa program subsidi kedelai pemerintah belum tersalurkan ke para produsen di daerah karena kendala aturan Harga Acuan Pembelian (HAP). Pemerintah menetapkan HAP kedelai sebesar Rp 12.000, yang dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi perekonomian 2026. Gakoptindo telah menunggu realisasi subsidi selama enam bulan dan telah mengajukan permohonan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk meninjau dan menyesuaikan HAP, namun permohonan tersebut belum terealisasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait