Harga Komoditas: Minyak Mentah Melesat 5 Persen, CPO 7 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah melonjak kuat pada perdagangan Selasa (1/9) setelah serangan baru AS terhadap Iran memicu kekhawatiran gangguan jangka panjang terhadap aliran energi melalui Selat Hormuz. West Texas Intermediate naik 5,2 persen ke USD 90,22 per barel, sementara Brent untuk kontrak November naik 4,6 persen ke USD 94,65 per barel. Lonjakan ini mencerminkan ketegnan pasokan global akibat ketegangan geopolitik di wilayah energi kritis tersebut.
Harga batu bara juga menguat, dengan kontrak ICE Newcastle untuk September 2026 naik 2,19 persen ke USD 144,85 per ton. Sementara itu, harga minyak kelapa sawit (CPO) melesat 7,46 persen hingga MYR 4.973 per ton, menunjukkan tekanan naik pada pasar komoditas tropis.
Di sisi lain, harga nikel dan timah mengalami penurunan pada penutupan perdagangan yang sama. Nikel turun 1,16 persen ke USD 16.665 per ton, dan timah turun 1,07 persen hingga USD 54.633 per ton, menandakan adanya perbedaan arah pada sejumlah komoditas logam.
Bagikan
Berita terkait
Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik 2 Persen, CPO Turun 0,74 Persen
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 08.49
Harga Komoditas Akhir Pekan: Minyak Dunia Melemah, CPO Menguat
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 09.55
Harga Komoditas: CPO Turun 1,92 Persen, Nikel Naik Tipis 0,09 Persen
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 08.22
Harga Komoditas Mayoritas Turun, CPO Anjlok 1,43%
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 08.45