Harga Masker Mahal Imbas Abu Anak Krakatau, Pengawasan Mesti Diperketat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat ramai-ramai membeli masker di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga ke wilayah Jakarta, termasuk melalui e-commerce. Fenomena panic buying ini mendorong penjual untuk menaikkan harga masker. Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok menyatakan lonjakan harga biasanya berlangsung singkat, sekitar satu hingga tiga hari, sebelum kembali normal. Namun, ia menegaskan pentingnya pengawasan pemerintah terhadap logistik, gudang, dan penjualan untuk mencegah penyalahgunaan situasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 10.05
Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik, BRI Bagikan Masker dan Vitamin
kumparan · 7 September 2026 pukul 14.21
Komisi IX Ingatkan Penjual Masker Tak Naikkan Harga Imbas Abu Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.39
DPR Peringatkan Penjual Masker, Jangan Goreng Harga Gegara Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.04
Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemda Diminta Bagikan Masker dan Siaga 24 Jam
Berita terkait
Makin Kondusif, Abu Erupsi Anak Krakatau Bergerak ke Laut Hindia
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.55
BNPB: Abu Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung-DKI Mulai Kondusif
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.34
Bandara Soetta Kembali Beroperasi, Runway hingga Apron Dibersihkan dari Debu
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.40
Ada 'Demam Masker' di Pasar Pramuka, Pembeli Borong 20 Box Sekaligus!
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.18