Harga Minyak Naik Tipis, Pasar Menanti Prospek Perundingan AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah naik tipis pada perdagangan Selasa (22/9/2026) setelah beberapa sesi penurunan sebelumnya. Minyak Brent kontrak November naik 22 sen atau 0,22% menjadi US$100,57 per barel, sementara WTI kontrak Oktober naik 2 sen atau 0,02% menjadi US$95,80 per barel. Pada Senin sebelumnya, kedua acuan minyak sempat anjlok secara signifikan, dengan Brent turun 3,4% dan WTI Oktober merosot 4,51%, masing-masing menyentuh level terendah sejak 9 September. Analis KCM Trade Tim Waterer menjelaskan penguatan harga tersebut lebih mencerminkan aksi short covering pasca-penurunan, bukan perubahan fundamental pasar. Pelaku pasar yang sebelumnya memasang posisi untuk penurunan harga mulai mengurangi risikonya sambil menunggu perkembangan diplomasi antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump menyatakan kesiapan bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam Sidang Umum PBB, sementara Iran dilaporkan menyampaikan syarat untuk kembali terlibat dalam perundingan. Waterer memperkirakan harga minyak akan tetap sensitif terhadap perkembangan berita hingga terdapat kejelasan mengenai prospek perundingan kedua negara.
Bagikan
Berita terkait
Pasokan Minyak Arab Saudi Bertambah, Harga Minyak Dunia Menurun
JawaPos · 17 September 2026 pukul 08.00
Top 3: Harga Minyak Dunia Tergelincir
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Mentah Indonesia Agustus 2026 Tembus US$ 89,43 per Barel
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 13.28
Judul Artikel: Konflik Jalur Maritim Memanas, ESDM Patok ICP Agustus Naik Jadi USD 89,43 per Barel
JawaPos · 11 September 2026 pukul 08.15