Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong anjlok 9,11% menjadi Rp11.225 per saham pada Senin (14/9/2026). Penurunan ini menyebabkan kapitalisasi pasar perusahaan menyusut menjadi Rp374,17 triliun, turun 35,02% atau sekitar Rp201,66 triliun dibandingkan level tertinggi pada 18 Agustus 2026 yang mencapai Rp17.275 per saham.
Kondisi ini terjadi di tengah rumor akuisisi 62,2% saham BYAN oleh Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam). Namun, Corporate Secretary BYAN dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) telah membantah rencana akuisisi tersebut melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak JARR menegaskan tidak memiliki rencana pengambilalihan saham BYAN hingga saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 11.00
BEI Pantau Saham KETR Setelah Naik Tajam, Investor Diminta Waspada
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 16.04
IHSG Turun 1,43% ke 6.541, Kapitalisasi BEI Susut Rp153 Triliun dalam Sepekan
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.09
IHSG Sesi I Ditutup Merosot 1,70 Persen ke Level 6.429
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 09.21
IHSG Melemah 0,13% ke 6.532 di Awal Pekan, Investor Tunggu The Fed
Berita terkait
Harga Naik Turun Bak 'Roller Coaster', BEI Pantau Ketat Saham KETR
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.40
Saham Bayan Anjlok 5,73 Persen Usai Kabar Akuisisi Haji Isam
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.19
Haji Isam Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T, Jauh di Bawah Nilai Pasar
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.21
BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.57