Harga Timah Diprediksi Tembus USD 55.000, Ini Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Timah (Persero) Tbk memproyeksikan harga timah global akan berada di kisaran USD 47.000-55.000 per ton hingga akhir 2026. Konsumsi global timah mencapai 179.000 ton hingga Juni 2026, tumbuh signifikan dibanding tahun lalu, dengan kesenjangan produksi dan konsumsi sekitar 3 persen. Di dalam negeri, konsumsi domestik hanya 4.000-5.000 ton per tahun, belum signifikan. Pengembangan industri laptop, semikonduktor, PCB, dan handphone diperlukan untuk meningkatkan konsumsi domestik. Pertumbuhan industri AI dan semikonduktor global 2-3 persen per tahun mendukung permintaan timah. Kapasitas produksi dunia belum diperluas signifikan. PT Timah membuka pasar baru di Filipina, Inggris, India (market share naik 5% menjadi 12%), Vietnam, serta direncanakan ekspansi ke Timur Tengah pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.00
Tito Sebut 4 Penggerak Ekonomi Daerah, Pemda Diminta Tak Salah Diagnosis
Berita terkait
Buka Rakor Gubernur se-Sumatera, Mendagri Beberkan Strategi Dongkrak Ekonomi
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.30
Hilirisasi Kelapa di Morowali Dimulai, Siap Serap 2.900 Tenaga Kerja
kumparan · 9 September 2026 pukul 07.45
Mendagri Tito Dorong Ekonomi Tumbuh Dua Digit agar RI Keluar dari Middle Income Trap
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.13
Mendagri Ungkap 4 Komponen Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.27