Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hindari Investasi Bodong, CIMB Niaga Ungkap 3 Fondasi Smart Investor

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengingatkan pentingnya literasi investasi sebelum berinvestasi, terutama bagi pemula yang rentan terjebak investasi bodong dengan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat. Wealth Management Business Division Head CIMB Niaga, Lanjar Nofi, menjelaskan bahwa anggapan investasi cepat kaya adalah mitos. Kekayaan seharusnya dibangun melalui konsistensi, diversifikasi terukur, dan eksekusi disiplin, bukan mengandalkan volatilitas pasar. Lanjar menekankan tiga fondasi smart investor: paham kondisi ekonomi, paham produk investasi, dan paham profil risiko pribadi. Dengan memahami ketiga aspek ini, investor dapat menghindari keputusan impulsif dan mengambil keputusan yang lebih cermat.

Lanjar menyarankan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) sebagai pendekatan yang lebih aman dibandingkan pembelian sekaligus (lump sum). DCA melibatkan investasi rutin pada interval tetap, seperti setiap gajian, yang membantu mengurangi dampak fluktuasi pasar dan meningkatkan potensi keuntungan jangka panjang. Menurutnya, jika reksa dana diinvestasikan sekaligus selama satu tahun tumbuh 23,58%, maka dengan DCA pertumbuhan bisa mencapai sekitar 26%. Strategi ini juga mendukung disiplin keuangan dan mengurangi tekanan emosional dalam pengambilan keputusan.

Untuk mendukung investor pemula, CIMB Niaga menyediakan fitur Regular Investment Saving Plan yang memungkinkan investasi otomatis (autodebet) setiap tanggal gajian dengan modal terjangkau. Fitur ini dirancang untuk memudahkan menerapkan prinsip DCA secara konsisten. Melalui edukasi di ajang Wealth XPO, CIMB Niaga berupaya meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat tidak lagi tertarik pada investasi berisiko tinggi atau mencurigakan.

Berita terkait