Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hujan Mendadak Guyur Jakarta, Pramono: Berkali-kali Saya Sampaikan...

Hujan mendadak mengguyur sejumlah wilayah Jakarta pada Rabu (19/8) siang hingga sore. Hujan ini dikaitkan dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa pemerintah memanfaatkan setiap peluang munculnya awan untuk disemai, bahkan awan kecil akan menjadi sasaran intervensi jika memenuhi kondisi yang dibutuhkan. Menurutnya, hujan yang turun belum memiliki intensitas seperti hujan musiman, namun turunnya air hujan memberikan sedikit perubahan terhadap kondisi udara di Ibu Kota. Pramono menyebut hujan sempat turun dua kali dengan jeda sekitar 30 menit, menunjukkan adanya hasil dari upaya modifikasi cuaca yang dilakukan pemerintah.

Pramono menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan tanpa adanya awan yang sesuai. Ketersediaan awan menjadi faktor utama dalam menentukan apakah proses penyemaian dapat dilakukan. Ia menambahkan bahwa intensitas hujan yang muncul tidak selalu bisa dipastikan akan deras atau berlangsung lama. Pemerintah DKI akan terus melakukan intervensi ketika menemukan awan yang memungkinkan untuk dikembangkan menjadi hujan.

Sementara itu, Sekretaris Utama BMKG Guswanto memberikan penjelasan mengenai faktor meteorologis yang memicu hujan di wilayah Jakarta. Hujan terjadi di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Bekasi, dipicu oleh pertemuan massa udara basah dari Samudra Hindia dan Pasifik yang membuat atmosfer lebih lembap dan mendukung pertumbuhan awan hujan. Selain itu, sirkulasi siklonik di selatan Jawa turut memperkuat proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait