Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Berpeluang Rebound, RDG BI Jadi Penentu Arah Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami technical rebound pada perdagangan Rabu (23/9/2026) setelah koreksi tajam sehari sebelumnya. Menurut Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, ruang penguatan terbuka selama IHSG bertahan di area MA60 sebagai support penting. Struktur bullish tetap berlaku secara teknis, didukung positive crossover MA20 dan MA60 serta peningkatan volume perdagangan. Namun, indikator Stochastics K_D dan RSI masih memberikan sinyal negatif, sehingga peluang rebound perlu diwaspadai. Mirae Asset memproyeksikan level support IHSG di 6.175 dan 6.106, sementara resistance berada di 6.371 dan 6.452. Hasil dan komunikasi Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 23 September diperkirakan menjadi penentu arah pasar, terutama terkait kebijakan suku bunga dan respons terhadap tekanan rupiah. Ekspektasi BI Rate dipertahankan di 5,75% membuat perhatian pasar tertuju pada forward guidance BI mengenai stabilitas keuangan dan nilai tukar. Eksternal pasar juga mendukung, dengan penurunan harga minyak Brent sebesar 1,92% ke US$98,41 per barel dan WTI turun 2,65% ke US$89,92 per barel, sekaligus yield US Treasury 10 tahun merosot 0,16% ke 4,955%. Faktor-faktor ini berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar saham Indonesia. Di sisi lain, tekanan pasar masih terlihat dari daily net foreign sell sebesar Rp671,63 miliar dan IHSG yang koreksi sebesar 27,41% year-to-date. Investor disarankan bersikap selektif dengan akumulasi saham fundamental kuat dan manajemen risiko disiplin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait