IHSG Diprediksi Kembali Melemah Sentuh Kisaran 5.851-5.647
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Jumat (2/10), dengan rentang target penurunan 5.851 hingga 5.647. Pada Kamis (1/10), IHSG ditutup anjlok 61,64 poin atau 1,02 persen ke level 6.009,50. Menurut Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif meski volume mengalami penaingkatan. Sentimen pasar global tetap positif seiring penurunan yield Treasury AS 10 tahun sebesar 1,22 persen menjadi 5,246 persen, memberi ruang bagi rebound teknis. Namun, reshuffle kabinet yang dilakukan pemerintah menjadi sumber ketidakpastian jangka pendek bagi investor lokal. Rupiah juga melemah 0,40 persen ke Rp17.966 per dolar AS. Mirae Asset merekomendasikan saham BRIS, BULL, dan TINS, sementara MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berada dalam gelombang koreksi di rentang 5.850-5.911 dengan rekomendasi saham ASII, ARCI, BMRI, dan BULL.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.39
IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi Rabu 30 September 2026, Cek Target Supportnya
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.51
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 07.45
IHSG Diproyeksi Melemah, MNC Sekuritas Ungkap 4 Saham Pilihan
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.29
IHSG Sempat Dibawah Level 6.000, Asing Lepas 10 Saham Ini
Berita terkait
IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 6.695 Simak Rekomendasi Saham Ini
kumparan · 7 September 2026 pukul 07.00
IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 6.616, Simak Rekomendasi Saham Ini
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 07.00
IHSG Diprediksi Melanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Berikut
kumparan · 1 September 2026 pukul 07.00
IHSG Sesi 1 Turun 0,83% Nyaris ke 5.000-an, Ini 5 Saham Terbanyak Ditransaksikan
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.10