IHSG Diproyeksi Bergerak Konsolidasi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Sentimen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG diproyeksi bergerak konsolidasi pada rentang 6.300-6.400 pada perdagangan Kamis (24/9) setelah ditutup menguat 1,56 persen ke level 6.374,91 pada Rabu (23/9). Penguatan ini dipicu oleh penurunan harga minyak ke kisaran USD 90 per barel akibat meredanya risiko pasokan dari Timur Tengah, serta penguatan rupiah yang mencapai Rp 17.795 per dolar AS.
Sentimen domestik didukung oleh keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen sesuai ekspektasi pasar. Secara teknikal, analis mencatat IHSG telah berada di atas MA60 dengan potensi menguji area penguatan 6.387-6.418. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk diperhatikan antara lain CUAN, EMAS, INDY, dan VKTR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.14
IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.13
IHSG Sesi I Menghijau Naik 0,64%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.13
IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317
JawaPos · 23 September 2026 pukul 07.00
IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Lanjut Koreksi, Cek Rekomendasi Saham AMRT hingga BBRI
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,33% ke 6.297, Rupiah Bertengger di Rp 17.850/Dolar AS
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.05
IHSG Ditutup Merosot 1,69%, Rupiah Melemah ke Level Rp 17.885
kumparan · 22 September 2026 pukul 16.07
IHSG Ditutup Melemah 0,88% ke Level 6.384 di Tengah Penguatan Bursa Asia
kumparan · 21 September 2026 pukul 16.13
Rupiah Melemah, IHSG Turun 1,13% ke 6.461 Sore Ini
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 16.39