IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 6.600-6.700
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG diproyeksikan bergerak sideways di kisaran 6.600-6.700 pada Kamis (10/9/2026) terkait sentimen global dan domestik. Dari global, Wall Street ditutup melemah akibat harga minyak mentah naik lebih dari 3% dan yield US Treasury 10 tahun naik 4 basis poin menjadi 4,845%. ECB diprediksi menaikkan suku bunga 25 basis poin. Di dalam negeri, IKK naik menjadi 118,5 dan penjualan mobil serta sepeda motor meningkat 32,4% dan 3,18% YoY. Namun, investor masih mencermati data penjualan ritel Indonesia yang diproyeksikan turun 3,3% YoY pada Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.37
IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 16.34
IHSG Terpeleset di Sesi Penutupan, Hari Ini Berakhir Sentuh 6.678
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.58
Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 09.05
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,30% ke Level 6.639
Berita terkait
Proyeksi IHSG Masih Solid di Tengah Tekanan Suku Bunga AS
kumparan · 2 September 2026 pukul 06.53
IHSG Pagi ini Dibuka Naik 0,41%, 322 Saham Menguat
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.02
IHSG Naik 0,15% ke 6.688, 280 Saham Menguat
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.16
IHSG Melemah 0,12% ke Level 6.678, Sebanyak 317 Saham Berakhir Turun
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.48