Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Kembali Ngebut, Area 6.230-6.280 Jadi Sasaran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,21% ke level 6.192,93 pada perdagangan Selasa (6/10/2026), dengan seluruh sektor bergerak positif. Penguatan terbesar berasal dari sektor transportasi dan teknologi. Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG dapat melanjutkan penguatan dan menguji area 6.230-6.280 pada perdagangan Rabu (7/10/2026) seiring sentimen positif dari pasar global. Bursa Wall Street juga ditutup menguat, dengan S&P 500 mencatat rekor penutupan di atas level 7.800. Penguatan bursa global didukung oleh antusiasme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) dan harga minyak yang stabil di sekitar US$100 per barel. Di pasar obligasi, yield US Treasury 10 tahun turun 2 basis poin ke 5,286%, sementara harga emas spot naik 0,7% ke US$4.168 per troy ounce. Kombinasi aset ini mendukung sentimen investor terhadap pasar saham.

Dari dalam negeri, pasar akan mencermati data cadangan devisa Indonesia untuk September 2026 yang dirilis pada Rabu. Data ini menjadi indikator penting untuk menilai stabilitas ekonomi dan kondisi eksternal. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di 5,2% untuk 2026 dan 2027, yang dapat menjaga optimisme terhadap prospek ekonomi domestik.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas melihat peluang penguatan IHSG masih terbuka. Pada Selasa, IHSG ditutup di atas MA10, histogram MACD mulai menyempit, dan Stochastic RSI menguat di area pivot. Dengan kondisi ini, IHSG berpotensi melanjutkan rebound menuju area 6.230-6.280. Untuk perdagangan Rabu, saham pilihan yang disarankan meliputi ANTM, HRTA, NCKL, INDY, ELSA, dan AADI.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait