IHSG Kuartal III 2026 Diprediksi Melesat di Kisaran 7.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang untuk menguat pada kuartal III 2026, dengan target optimis di kisaran 7.000. Perkiraan ini disampaikan oleh Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, saat Media Day di Jakarta pada 18 Agustus. Ia menekankan bahwa pergerakan akan tetap dibayangi volatilitas, namun kenaikan tidak akan terlalu agresif.
Rully menilai bahwa arus dana masuk (inflow) ke pasar saham Indonesia masih terbatas, sehingga penguatan lebih terbatas dibandingkan periode sebelumnya saat IHSG mencapai 9.000. Meskipun demikian, tidak ada katalis negatif signifikan yang diperkirakan akan membuat indeks jatuh secara mendadak, kecuali adanya kejutan besar dari sisi ekonomi atau politik. Prospek pasar tetap menghadapi tantangan dari kondisi global yang berubah cepat.
Dengan fundamental ekonomi yang mendorong, kenaikan IHSG sangat bergantung pada masuknya dana ke pasar. Namun, hingga saat ini, aliran dana dinilai belum cukup kuat untuk mendukung reli besar seperti yang terjadi sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.47
IHSG Sesi I Lompat 1,26% Dekati Level 6.500
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 09.35
IHSG Hari Ini Dibuka Melesat Sentuh 6.448, Transaksi Awal Rp523 M
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.36
IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan Ini, Sentimen BI dan MSCI Jadi Perhatian Investor
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.07
IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini, Tiga Saham Bisa jadi Pilihan
Berita terkait
IHSG Menguat ke 6.337 Usai Pidato Prabowo
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.58
IHSG melesat dipicu aksi "bargain hunting" investor pasca koreksi
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 03.40
IHSG Terkoreksi Tipis, Turun 0,12% ke Level 6.343
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.50
IHSG Dibuka Naik 0,5%, Mayoritas Saham Masih Belum Bergerak
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.02