IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG dibuka melemah 0,21% ke level 6.520,91 pada Selasa (15/9/2026). Penurunan ini dipicu sentimen domestik terkait pergantian Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara, serta faktor global seperti eskalasi konflik Timur Tengah yang meningkatkan harga minyak mentah dunia, kebijakan suku bunga The Fed, dan rilis data ekonomi China.
Investor fokus pada komitmen Menteri Keuangan baru dalam menjaga defisit APBN di bawah 3% PDB. Sementara itu, pasar global mengantisipasi rapat FOMC dengan peluang kenaikan suku bunga AS sebesar 25 bps menjadi 3,75%-4,00%. Di sisi lain, data penjualan ritel China dan statistik utang luar negeri Indonesia juga menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan arah investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 07.25
Bukan Sekadar Ganti Figur, Pasar Tunggu Kepastian Arah Fiskal Menkeu Suahasil
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 06.15
IHSG Diramal Masih Lesu Hari Ini
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.31
IHSG Rebound, Analis: Cuma Karena Kepastian Figur, Pasar belum Percaya Penuh
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.26
IHSG Rebound setelah Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu
Berita terkait
IHSG Sepekan Ambruk 1,43%, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp11.446 Triliun
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 08.08
IHSG Lesu ke 6.541 Tutup Pekan Ini, 453 Saham Merah
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.33
IHSG Anjlok 0,73% ke 6.541,37, 453 Saham Berakhir di Zona Merah
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.31
IHSG Menguat 0,30% ke 6.639,51 pada Pembukaan Perdagangan, Didorong oleh 276 Saham
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.36