IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG naik 1,09% atau 72,11 poin menjadi 6.667,89 pada Kamis (3/9/2026) pasang malam, didorong oleh empat sektor utama yakni properti, konsumer primer, barang baku serta big caps seperti BBCA, ASII, BMRI, AMMN, CPIN, dan BBRI. Nilai transaksi mencapai Rp 18,64 triliun dengan volume 40,79 miliar saham. Lonjakan terjadi setelah IHSG tujuh poin turun sehari sebelumnya. Sentimen global menjadi kunci, meliputi eskalasi konflik AS-Iran, harga minyak, serta yield obligasi global yang mencapai 4,818% (US 10 tahun), 3% (Jepang 10 tahun), dan level tertinggi 2011/2008 (Jerman/Inggris). Data tenaga kerja AS Agustus 38.000 pekerjaan di bawah ekspektasi 47.000 juga mempengaruhi. Di domestik, Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan stabilitas ekonomi menjadi prioritas periode 2026-2031, sementara kebijakan energi (kenaikan harga avtur Pertamina) dan pencabutan izin BPR syariah OJK jadi faktor pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 17.08
IHSG ditutup menguat ditopang kombinasi sentimen domestik dan global
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.39
IHSG Dibuka Balik Menguat Tembus 6.632, Transaksi Awal Cetak Rp1 Triliun
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 09.23
IHSG Dibuka Menguat 0,56% ke Level 6.632,83, Didorong oleh 315 Saham
kumparan · 3 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Naik 0,56%, Bursa Asia Kompak Menguat
Berita terkait
IHSG Melejit 1% di Awal Perdagangan, Tembus Level 6.460
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 09.12
IHSG Dibuka Menguat 0,46% ke 6.555 pada Awal September, Pasar Cermati Data Ekonomi
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 09.22
IHSG Sempat Tertekan di Pembukaan, Kemudian Naik ke Zona Hijau
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 09.24
IHSG Berpeluang Tembus 6.600 Pekan Depan, Level 6.500 Jadi Kunci
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 23.08