Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG ditutup melemah 1,20% ke level 6.298,61 pada perdagangan Kamis (24/9), didorong oleh penjualan bersih investor asing sebesar Rp1,42 triliun di pasar reguler dan Rp1,49 triliun di seluruh pasar. Seluruh 11 sektor mengalami pelemahan, dengan Basic Materials mencatat penurunan terdalam sebesar 2,17%. Kontribusi negatif terbesar berasal dari saham bank besar, termasuk BBCA (-9,79 poin), BBRI (-7,29 poin), dan BMRI (-6,61 poin). Di pasar AS, Dow Jones turun 0,31%, S&P 500 melemah 0,02%, sementarakan Nasdaq naik tipis 0,01%.

Beberapa saham mencatat kinerja positif, seperti FORU yang naik 24,58%, DCII naik 1,52%, dan DSSA naik 1,87%. Pada sisi lain, saham bank seperti BMRI, BBRI, dan BBCA mengalami koreksi sebesar 2,86%, 1,57%, dan 1,19% secara berturut-turut.

Di sisi aksi korporat, PT Hartadinata Abadi (HRTA) memperkuat pasokan emas melalui kesepakatan dengan PT Freeport Indonesia, dengan pembelian awal 50 kilogram emas kadar 99,99%. PT Bayan Resources (BYAN) mencabut status force majeure pada tiga anak usahanya setelah mendapat persetujuan RKAB 2026 dari Kementerian ESDM, sekaligus menambah kuota produksi hingga 20 juta ton. PT PAM Mineral (NICL) menetapkan dividen tunai interim sebesar Rp6 per saham atau total Rp63,81 miliar, dengan laba bersih setempat mencapai Rp121,60 miliar hingga Juni 2026.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait