Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Melemah 0,21% ke Level 6.520,91, Dibayangi Isu Menkeu hingga Konflik Timur Tengah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,21% ke level 6.520,91 pada perdagangan Selasa (15/9/2026), dipengaruhi oleh isu pergantian Menteri Keuangan hingga konflik Timur Tengah. IHSG turun 13,78 poin dari penutupan sebelumnya di 6.534,69, dengan rentang perdagangan antara 6.520,21 hingga 6.549,60. Tekanan jual meningkat hingga mencapai koreksi 0,84%. Dari 970 saham yang diperdagangkan, 282 menguat, 105 melemah, dan 576 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp365,1 miliar dengan 586,6 juta saham dan 49.740 transaksi.

Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, menyatakan IHSG proyeksi bergerak variatif dengan peluang rebound setelah koreksi sebelumnya. Secara teknikal, IHSG masih membentuk struktur bullish meski mengalami koreksi, terbukti rebound dari wave (iv) dan pembentukan pola dragonfly doji candle. Indikator MA20 dan MA60 menunjukkan bullish crossover, namun Stochastics K_D dan RSI memberi sinyal negatif. Volume perdagangan meningkat, menjadi indikasi pembelian. Level support IHSG berada di 6.453 dan 6.353, sementara resistance di 6.552 dan 6.695.

Investor disarankan mengikuti tiga variabel utama: harga minyak dunia, yield US Treasury dan dolar AS, serta respons kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia. Arus dana asing mencatat net foreign sell harian Rp330,69 miliar dan YTD mencapai Rp98,43 triliun. Sepanjang 2026, IHSG mencatat kinerja negatif 24,43%. Respons pasar terhadap pengangkatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan cenderung positif, namun ketidakpastian pasar masih tinggi hingga kebijakan diimplementasikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait