IHSG melesat dipicu aksi "bargain hunting" investor pasca koreksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup menguat pada Rabu, 13 Agustus 2026, sebesar 105,97 poin atau 1,69% ke posisi 6.373,85. Kenaikan ini didorong aksi "bargain hunting" investor yang memanfaatkan koreksi indeks pada dua hari sebelumnya, dengan indeks LQ45 juga naik 1,29% ke 633,84.
Faktor pendukung termasuk ekspektasi terhadap pengumuman resmi MSCI Inc. mengenai penyesuaian bobot saham Indonesia dan kemungkinan pencabutan status pembekuan beberapa emiten. Di dalam negeri, nominasi tunggal Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia memberikan kepastian kebijakan moneter. Dari mancanegara, data inflasi Amerika Serikat untuk Juli 2026 yang diproyeksikan melandai ke 3,4% year-on-year memperkuat spekulasi kebijakan dovish The Fed.
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh saham-saham konglomerasi, sektor komoditas, dan teknologi. Analis mencatat sentimen positif ini berlatar kondisi pasar yang pulih dari koreksi dan dinamika ekonomi global serta domestik yang sedang dinanti pelaku pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.41
BEI: Penguatan IHSG Dipicu Respons Positif Pasar terhadap Pidato Presiden Prabowo
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.50
Breaking News! IHSG Lanjut Menguat, Naik 1,33%
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.58
IHSG Menguat ke 6.337 Usai Pidato Prabowo
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.52
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Berita terkait
Banjir Katalis Positif, Peluang Penguatan IHSG Menuju 6.400 Semakin Terbuka
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 07.34
IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.55
IHSG Rabu Berakhir Ambles 0,64% ke 6.091, Mendekati Level Terendah
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 16.50
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.091
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 16.18