IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG sesi I Rabu (9/9/2026) melemah 0,58% atau 38,95 poin ke level 6.647,49. Penurunan ini dipicu oleh koreksi sektor konsumer non-primer, kesehatan, dan finansial, dengan BBCA dan BYAN sebagai pemberat utama. Volume perdagangan mencapai 21,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,32 triliun, di mana 355 saham melemah dan 268 saham menguat.
Sentimen negatif dipicu lonjakan harga minyak Brent (US$99/barel) dan WTI (US$94/barel) akibat ketegangan AS-Iran, yang meningkatkan kekhawatiran inflasi dan suku bunga The Fed. Selain itu, tarif balasan Kanada terhadap AS turut menekan pasar. Investor kini menunggu data inflasi China dan keyakinan konsumen Indonesia untuk menentukan arah pergerakan pasar selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 9 September 2026 pukul 07.01
IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 6.780, Simak Rekomendasi Saham Ini
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 09.34
IHSG Naik 14,39 Poin ke Level 6.700,84, Didorong 299 Saham
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.15
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Hari Ini
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.51
IHSG Menanjak 1,01 Persen ke Level 6.686 Sore Ini
Berita terkait
IHSG ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa Asia
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.38
IHSG Sesi I Menguat 0,84%, Parkir di Level 6.674,95
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.25
IHSG Menguat 0,30% ke 6.639,51 pada Pembukaan Perdagangan, Didorong oleh 276 Saham
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.36
IHSG Dibuka Menguat 0,30 Persen ke Level 6.639, Bursa Asia Bervariasi
kumparan · 8 September 2026 pukul 09.04