Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Tertekan, Modal Asing Rp 10,24 T Cabut

Pasar saham Indonesia mengalami tekanan kuat pada September 2026, ditandai dengan aksi jual bersih investor asing sebesar Rp 10,24 triliun. Kondisi ini berbeda dengan Agustus 2026, di mana investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1,19 triliun. Tekanan ini mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk ditutup pada level 6.071,14, mengalami koreksi sebesar 6,96% secara month-to-month.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa pergerakan pasar saham domestik dipengaruhi oleh meningkatnya volatilitas pasar keuangan global, yang terjadi seiring eskalasi tensi geopolitik dan kenaikan suku bunga global. Meskipun demikian, OJK menilai daya tahan dan likuiditas pasar modal domestik masih terjaga, dengan rata-rata bid-ask spread pasar saham yang relatif stabil pada 1,2%.

Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) turun 0,23% secara bulanan, menutup pada level 439,05. Tekanan keluarnya dana investor asing dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) dinilai masih terbatas, dengan net sell sebesar Rp 340 miliar. Nilai aktiva bersih reksa dana juga mengalami penurunan sebesar 2,42% secara bulanan, mencapai Rp 637,07 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait