Inalum Kirim Bantuan Beras 10 Ton hingga Air Mineral untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM mengirimkan bantuan kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari inisiatif sukarela Insan INALUM. Dengan kebijakan matching donation 1:1, total bantuan yang terkumpul mencapai Rp252 juta. Bantuan berupa 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus larutan isotonik, dan 84 dus air mineral diserahkan kepada BNPB di Posduklognas Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 1 September 2026. Sembilan relawan INALUM (I-Wan) dari latar belakang medis hingga keamanan juga diterjunkan untuk mendukung distribusi dan pelayanan di wilayah terdampak. Mereka melakukan distribusi kebutuhan pokok, pemeriksaan kesehatan, trauma healing, dan pendampingan psikologis kepada masyarakat. Direktur Utama INALUM Melati Sarnita menyatakan bahwa kepedulian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat diharapkan memperkuat respons bencana dan mempercepat pemulihan warga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 22.18
Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 19.25
PPRO Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Sembako hingga Air Minum
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.50
Pendekar 08 Hadirkan Keceriaan Anak-Anak Korban Gempa NTT
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.32
Warga Desa Waturaka Korban Gempa NTT Terima Bantuan Kemanusiaan dan Trauma Healing
Berita terkait
PRANTARA Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.53
Bank Mandiri Salurkan Bantuan buat Korban Gempa NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.24
Le Minerale Gandeng Benih Baik Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 4 September 2026 pukul 08.34
Ketum Pendekar 08: Kehadiran Kami di NTT Adalah Langkah Kecil yang Berarti bagi Masyarakat
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 17.58