INALUM Naik Kelas ke idAA, Fundamental Keuangan Topang Ekspansi Hilirisasi Aluminium
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat korporasi PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM dari idAA- ke idAA dengan prospek stabil. Kenaikan ini berlaku dari 18 Agustus 2026 hingga 1 Juli 2027, mencerminkan penguatan fundamental keuangan dan peran strategis INALUM dalam program hilirisasi aluminium nasional. Tiga faktor utama mendukung kenaikan peringkat ini: dukungan kuat dari PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) sebagai induk perusahaan, posisi pasar yang kuat, dan profil keuangan yang solid.
Berdasarkan data keuangan hingga Juni 2026, INALUM mencatat penjualan US$543,3 juta, EBITDA US$248,4 juta, dan laba bersih US$152,6 juta. Margin EBITDA mencapai 45,7%, meningkat signifikan dari 27,8% pada 2025. Total aset disesuaikan mencapai US$2,27 miliar dengan ekuitas US$1,96 miliar dan total utang hanya US$7,4 juta. Rasio utang terhadap EBITDA dan ekuitas masing-masing hanya 0,0 kali, sementara rasio EBITDA terhadap beban keuangan mencapai 1.149,4 kali.
INALUM memiliki kapasitas produksi 275.000 ton aluminium per tahun dan merupakan satu-satunya produsen primary aluminium ingot di Indonesia. Perusahaan sedang mempersiapkan investasi lebih dari US$3 miliar untuk pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dan Smelter Aluminium II selama 2026-2029. Dengan peringkat yang lebih tinggi, INALUM berharap dapat memperluas akses pendanaan untuk mendukung agenda ekspansi ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.20
BTN Berhasil Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.39
Jurus Bank Perkuat Likuiditas & Bikin Pertumbuhan Bisnis Tetap Sehat
Berita terkait
Peringkat Kredit Naik, Kebutuhan Dana Smelter Inalum Meningkat hingga 2029
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 15.18
Peringkat INALUM Naik Jadi idAA/Stable
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.03
Peringkat Utang Inalum Naik Jadi idAA, Outlook Tetap Stabil
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.15
Fundamental Kuat, Pefindo Naikkan Peringkat Inalum jadi idAA dengan Prospek Stabil
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.18