Industri Fesyen di Indonesia Tembus Rp 120 Triliun, Transaksi Digital Melonjak 70 %
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri fesyen dan kriya Indonesia mencatat PDB sebesar Rp 120,13 triliun pada triwulan I 2026, naik 7,89 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Sektor ini memberikan kontribusi ekonomi signifikan dengan menyerap 3,69 juta tenaga kerja dari 1,75 juta Industri Kecil Menengah (IKM).
Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan transaksi digital, terutama melalui discovery commerce di TikTok Shop by Tokopedia yang naik 70 persen pada Semester I 2026. Peran kreator konten juga meningkat pesat dengan kenaikan jumlah kreator sebesar 74 persen dan nilai transaksi yang dihasilkan naik 95 persen. Kategori pakaian pria, wanita, dan aksesori menjadi produk dengan pertumbuhan tertinggi.
Bagikan
Berita terkait
Discovery Commerce TikTok Shop Dorong Transaksi Fesyen Lokal Naik 70%
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 16.44
Ekonomi Kuartal IV Digenjot Lewat Harbolnas
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 05.55
Sektor Jasa dan Tiket Jadi Potensi Pertumbuhan Ekonomi di Harbolnas 2026
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 13.45
Airlangga Pasang Target Transaksi Hari Belanja Online Nasional Rp 40 Triliun
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.40