Industri Makanan Minuman AS dan China Saling Ekspansi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4327686/original/075002200_1676621490-WhatsApp_Image_2023-02-17_at_14.33.32.jpg)
Industri makanan cepat saji AS dan China tengah saling meluas ke pasar masing-masing, meski hubungan diplomatik kedua negara sering tegang. Di China, merek AS seperti KFC, McDonald's, dan Starbucks telah membangun basis konsumen besar. KFC misalnya, memiliki sekitar 13.000 gerai di China, jauh lebih banyak dibandingkan sekitar 3.750 gerai di AS. Namun, keberhasilan ini menuntut penyesuaian produk dengan selera lokal, seperti menambahkan bubur nasi dan egg tart pada menu KFC di China. Ekspansi ini juga meluas ke kota-kecil dan wilayah pedalaman China, sering dengan menggandeng mitra lokal untuk mengurangi risiko.
Bagikan
Berita terkait
Presiden Xi Jinping Kunjungi AS pada Pekan Ini, Apa Agendanya?
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 19.15
Jelang Trump-Xi Bertemu, AS-China Bahas Soal AI dan Ancaman Keamanan
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 13.31
AS Usul Mekanisme Peringatan Dini Insiden AI ke China Jelang Pertemuan Trump-Xi
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 13.30
AS dan China Mulai Perundingan Dagang Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping
kumparan · 21 September 2026 pukul 06.34