Industri RI Masih Bergairah di Tengah Ketidakpastian Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perindustrian melaporkan bahwa sektor industri dalam negeri Indonesia tetap bergerak ekspansif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Juli 2026 mencapai 53,10, naik dari 52,90 pada Juni 2026 dan 52,89 pada Juli 2025. Angka di atas 50 menandakan sektor industri masih dalam kondisi ekspansi.
Dari tiga variabel pembentuk IKI, dua berada di zona ekspansi yaitu pesanan baru (53,80) dan produksi (54,55), sementara satu variabel yaitu persediaan produk berada di zona kontraksi pada 49,18. Dari 23 subsektor manufaktur, 22 subsekтор masih ekspansif dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 98,6 persen. Subsektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah industri minuman dan kendaraan bermotor. Satu-satunya subsektor yang mengalami kontraksi adalah industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki.
Kondisi usaha pelaku industri juga membaik, meningkat 1,1 poin menjadi 77,9 persen. Meskipun optimisme pelaku usaha terhadap kondisi enam bulan ke depan sedikit turun 0,8 persen menjadi 67,8 persen, angka tersebut masih menunjukkan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi.
Bagikan
Berita terkait
Setiap Belanja Rp1 Produk Dalam Negeri, Sumbang Rp2,2 ke Ekonomi Nasional
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 12.43
Kemenperin Gelar Industrial Festival 2026, Ajak Anak Muda Jadi Pelaku Industri
kumparan · 18 September 2026 pukul 20.00
Kemenperin Genjot Edukasi Industri buat Anak Muda, Begini Caranya
Detik.com · 18 September 2026 pukul 15.45
PMI Manufaktur Melambat, Kemenperin Buka Suara
Detik.com · 1 September 2026 pukul 17.03