Industri Semen Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Panjang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menerapkan strategi efisiensi air untuk menghadapi prediksi kemarau panjang. Perusahaan fokus pada pengurangan pengambilan air baku melalui pemanfaatan air hujan, recycled water, dan teknologi distribusi air. Hingga 2025, pengambilan air baku turun menjadi 2.132 megaliter dari 2.252 megaliter pada 2024, melampaui target pengurangan 10% untuk tahun 2030.
Implementasi dilakukan secara spesifik di berbagai pabrik. Pabrik Cilacap memanfaatkan settling pond, Pabrik Narogong menggunakan teknologi PLC dan IoT untuk distribusi presisi, sementara Pabrik Lhoknga berhasil mengurangi penggunaan air sungai hingga 100%. Pemanfaatan recycled water pada 2025 mencapai 563 megaliter atau 31,7% dari total pengambilan air, meningkat 24% dari tahun sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.04
Jaga Air dan Produksi, Solusi Bangun Indonesia Perkuat Efisiensi di Tengah Kemarau
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.32
Lampaui Target 2030, Solusi Bangun Pangkas Pengambilan Air Baku 45%
Berita terkait
Nepal Tuntut Kompensasi Rp 354 M ke PBB usai Bencana Dipicu Perubahan Iklim
Detik.com · 18 September 2026 pukul 12.30
Pramono Anung Bertolak ke New York Penuhi Undangan Zohran Mamdani
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 08.50
Hilangnya Es dalam Skala Besar di Greenland dan Antartika
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 08.23
Paramount Land Kembali Masuk Top 10 Developer di Hubexo Asia Awards 2026
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 00.23