INET Cetak Pertumbuhan Kinerja, INDY Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar saham Indonesia ditutup melemah pada Senin (14/9), dengan IHSG turun 0,10% ke 6.534,69. Aktivitas investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp337,44 miliar. Dari 11 sektor, 9 berakhir melemah, sementara sektor Finance menjadi satu-satunya yang menguat (0,55%). Di pasar AS, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq juga ditutup melemah. Beberapa saham unggulan seperti BBRI, BBCA, dan AMMN mencatat kenaikan, sementara BYAN, EMAS, dan SRAJ mengalami koreksi. Perubahan komstituen GDX juga menjadi sorotan, dengan AMMN dan BRMS masuk dan masing-masing menerima potensi aliran dana asing sebesar Rp717 miliar dan Rp521 miliar.
INET mencatat pertumbuhan kinerja yang signifikan pada semester I 2026. Pendapatan mencapai Rp926,45 miliar, melonjak 1.958% YoY, didorong oleh konsolidasi akuisisi Personel Alih Daya (PADA) yang menyumbang Rp782,87 miliar. Laba bersih naik 340% ke Rp33,67 miliar. Untuk mendukung ekspansi, INET menghimpun dana Rp3,20 triliun melalui rights issue dan emisi obligasi/sukuk senilai Rp1 triliun. Total aset perseroan mencapai Rp6,11 triliun, dengan ekuitas naik menjadi Rp3,81 triliun.
INDY mengembangkan lini kendaraan listrik melalui tiga entitas: ALVA (motor listrik), Ilectra/Invi (bus dan truk listrik), dan KALISTA (kendaraan komersial). Hingga September 2026, ALVA telah mendistribusikan 20.000 unit motor listrik, dua kali lipat dari FY25. KALISTA mengelola 101 unit bus listrik dan 225 charging station di 120 lokasi. INDY mencatat pendapatan US$1,15 miliar pada 1H26, naik 19,87%, dengan laba bersih melompat 354% ke US$10,20 juta. Di sisi lain, UVCR menyelesaikan program buyback saham dengan membeli 9,60 juta saham senilai Rp1,50 miliar selama dua hari perdagangan.
Bagikan
Berita terkait
Seharian di Zona Merah, IHSG Ditutup di Level 6.541
Detik.com · 11 September 2026 pukul 16.30
IHSG Ditutup Melemah 0,73 Persen ke Level 6.541, Bursa Asia Kompak Merah
kumparan · 11 September 2026 pukul 16.19
IHSG Dibuka Naik 0,42% ke 6.695, Rupiah Turut Menguat Pagi Ini
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.07
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 1,09% ke Level 6.667,89
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 16.37