Inflasi Pangan Naik, BI dan Pemerintah Perkuat Pengendalian Harga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) dan pemerintah memperkuat pengendalian harga pangan terkait kenaikan inflasi volatile food Agustus 2026 mencapai 4,06% yoy, dibandingkan Juli 2026 2,5% yoy. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan inflasi inti (core inflation) tetap stabil sebesar 2,9% yoy, mencerminkan aktivitas ekonomi yang berjalan. Inflasi bulanan (mtm) pada Agustus 2026 mencapai 0,21%, didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,57% inflasi, kontribusi 0,17%), terutama daging ayam ras. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberi kontribusi 0,03% dengan inflasi 0,37%, dipengaruhi emas perhiasan. Tekanan diedepankan oleh transportasi yang mengalami deflasi 0,50% akibat penurunan tarif angkutan udara dan bensin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.30
5 Komoditas Ini Selamatkan Neraca Dagang RI Surplus US$3,7 M
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.05
Harga Beras di Konsumen Naik, Petani Makin Sejahtrera?
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.45
Tren Harga Beras Terus Naik Sejak Januari 2026, Eceran Tembus Rp 15.641 per Kg
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.05
Nilai Impor Migas Naik Hampir 50%, Ini Sebabnya
Berita terkait
Destry Mau BI Makin Aktif Atasi Harga Cabai-Bawang di Daerah
Detik.com · 1 September 2026 pukul 13.22
Inflasi Inti Bergerak ke 2,92%: Terkerek Harga Emas, Laptop-Oli Mesin
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.10
Inflasi Agustus 2026 Capai 3,19 Persen, Harga Daging Ayam Jadi Penyumbang Utama
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.46
Inflasi 0,21% di Agustus 2026, BPS Ungkap Apa Saja Pendorongnya
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 12.34