Inflasi Tahunan Agustus 2026 Lebih Tinggi dari 2025, Ini Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan Agustus 2026 sebesar 0,21% (m-to-m), lebih tinggi dari Juli 2026. Inflasi tahunan mencapai 3,19% (y-on-y), melebihi Agustus 2025 (2,31%). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama dengan andil 0,17% bulanan dan 1,13% tahunan. Daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, dan beras disebut dominan. Komponen inti mendominasi dengan andil 1,87% tahunan, dipengaruhi kenaikan harga emas, minyak goreng, dan elektronik. 27 provinsi mengalami inflasi bulanan, sementara 11 provinsi mengalami deflasi. Maluku Utara memiliki inflasi tahunan tertinggi (5,28%), Kalimantan Utara terendah (2,17%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 11.46
BPS: Inflasi bulanan jadi 0,21 persen pada Agustus 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 11.36
RI Inflasi 3,19 Persen pada Agustus 2026
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.46
Inflasi Agustus 2026 Capai 3,19 Persen, Harga Daging Ayam Jadi Penyumbang Utama
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 12.34
Inflasi 0,21% di Agustus 2026, BPS Ungkap Apa Saja Pendorongnya
Berita terkait
Ekonomi RI alami inflasi tahunan 3,19 persen pada Agustus 2026
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 11.38
BPS Catat RI Alami Inflasi 0,21 Persen pada Agustus 2026
kumparan · 1 September 2026 pukul 11.30
BPS Catat Inflasi Agustus 2026 Sebesar 0,21%
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 11.25
Penyebab Inflasi Agustus 0,21%: Harga Beras, Ayam dan Cabai Makin Mahal
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 11.24